Konsep DoS dan DDoS ( Distributed Denial of Service ),serta Mekanisme Serangan DoS dan DdoS dan cara penanggulangannya

Rabu, 22 April 2015


A Distributed Denial of Service (DDoS) attack is an attempt to make an online service unavailable by overwhelming it with traffic from multiple sources. They target a wide variety of important resources, from banks to news websites, and present a major challenge to making sure people can publish and access important information.

Baca Selanjutnya




Label:

posted by Unknown at 19.32 0 comments

Aljabar Boolean

Senin, 13 April 2015

Alajabar Boolean merupakan salah satu cabang dari ilmu matematika, pertama kali dikenalkan oleh seorang matematikawan dari inggris yaitu George Boole pada tahun 1854. Dalam buku The Laws of Thought, boole memaparkan aturan-aturan dasar logika yang kemudian dikenal dengan logika boolean.

Definisi Aljabar Boolean
Aljabar Boolean dapat didefinisikan secara abstrak dalam beberapa cara. Cara yang paling umum adalah dengan menspesifikasikan unsur-unsur pembentuknya dan operasi-operasi yang menyertainya.
Misalkan B adalah himpunan yang didefinisikan pada dua operator biner, + dan ., dan sebuah operator uner,'. Misalkan 0 dan 1 adalah dua elemen yang berbeda dari B. Maka, tupel 
 <B,+,.,',0,1> 
disebut aljabar boolean jika setiap a,b,c,d Є B berlaku aksioma (sering juaga dinamakan Postulat Huntington) berikut : 
1. Identitas 
   (i)  a+0=a 
   (ii) a.1=a 
2. Komutatif 
   (i)  a+b=b+a 
   (ii) a.b=b.a 
3. Distributif 
   (i)  a.(b+c)=(a.b)(a.c) 
   (ii) a+(b.c)=(a+b)(a+c) 
4. Komplement 
   Untuk setiap aЄB terdapat a'ЄB sehingga 
   (i)  a+a'=1 
   (ii) a.a'=0

elemen 0 dan 1 adalah dua elemen unik yang di dalam B. 0 disebut elemen terkecil dan 1 disebut elemen terbesar. Elemen 0 diseut dengan elemen zero dan elemen 1 disebut dengan elemen unit. Operator + disebut operator penjumlahan, . disebut operator perkalian dan ' disebut operator komplemen.

(bersambung)

Label:

posted by Unknown at 08.12 0 comments

Array

Sabtu, 11 April 2015

Program yang cukup kompleks membutuhkan banyak variabel. kita mungkin saja mendeklarasikan variabel tersebut satu per satu. jika kita membutuhkan 5 variabel maka kita dapat mendekalarasikannya seperti ini :
int a,b,c,d,e;
dimana memori kelima variabel tersebut akan memiliki lokasi sebagai berikut :
a>[]   b>[]   c>[]   d>[]   e>[]
setiap variabel menempati lokasi terpisah masing-masing. Untuk melakukan pengaksesan terhadap variabel dapat dilakukan dengan mengacu pada nama variabel tersebut. Misalnya kita memberikan nilai 21 pada variabel b kita dapat memberikan intruksi:
b=21;
maka, variabel b akan berisi 21.
a>[]   b>[21]   c>[]   d>[]   e>[]
begitupun dengan proses yang lain, kita dapat melakukan hal yang sama seperti memberikan nilai 21 terhadap variabel b.

sekarang bagaimana jika kita membutuhkan 100 variabel ? apakah mungkin kita akan menuliskannya satu per satu atau kita akan melakukan cara copy-paste ? apapun cara yang kita pilih untuk mendekalarasikan variabel yang jumlahnya banyak semuanya akan memakan banyak waktu, selain itu akan membuat kita juga kesulitan dalam memberikan nama yang unik. kita bisa saja mendekalarasikannya sebagai berikut:
int x1, x2, x3, ..... x100;
namun kembali ke permasalahan yang awal yaitu akan membutuhkan banyak waktu untuk mengetikkannnya.
Konsep variabel array diberikan untuk menyelasaikan permasalahan seperti pada pendeklarasian variabel yang berjumlah besar. Variabel array adalah sekelompok variabel yang memiliki nama sama, setiap variabel dalam array dikenal dengan sebutan elemen. Untuk membedakan satu elemen dengan elemen lainnya digunakan nomor atau index. elemen pertama diberi index 0, elemen kedua diberi index 1, ketiga dengan index 2 dan seterusnya sampai dengan elemen ke n dengan index (n-1).
sebuah variabel array dapat diilustrasikan sebagai berikut :

data  > [data ke-1] [data ke-2][data ke-3][.....][data ke-n]  
index >      0           1          2                n-1

Label:

posted by Unknown at 19.50 0 comments

Digital Forensic

Jumat, 06 Maret 2015

Digital Foresic, Apa sebenarnya yang dimaksud dengan digital forensic ? Apa tujuan dari Digital Forensic ? dan bagaimana melakukannya ? untuk pertanyaan-pertanyaan tersbut akan kita bahas satu-persatu.

Apa yang dimaksud dengan Digital Forensic

Digital Forensic adalah aktivitas atau kegiatan yang berhubungan dengan pemeliharaan, identifikasi, Pengambilan dan Dokumnetasi Bukti digital dalam "Cyber Crime". Cyber Crime adalah tindak Kriminal, dimana pelaku kejahatan menggunakan komputer sebagai tools untuk melakukan aksinya. menurut wikipedia, Digital Forensic adalah salah satu cabang ilmu Forensic yang berkaitan dengan bukti legal yang ditemui pada komputer atau penyimpanan digital lainnya.
Semakin berkembangnya dunia komputer, dan semakin canggihnya teknologi saat ini sehingga memicu beberapa orang untuk melakukan kejahatan menggunakan komputer. Dengan melihat kondisi seperti saat ini Digital Forensic merupakan hal yang sangat dibutuhkan, sehingga Bukti-Bukti digital bisa menjadi bukti yang sah (legal) di dalam pengadilan. (bersambung).

Label:

posted by Unknown at 03.19 0 comments

Proses inisialisasi yang dilakukan OS (Linux) saat boot

Rabu, 31 Desember 2014

Adapun Proses Inisialisasi yang dilakukan oleh Sistem Operasi Linux saat boot yaitu :
  1. BIOS, Basic Input/Output System adalah antar muka (Interface terendah antara komputer dan peripheral)
  2. MBR, Master boot record menunjuk ke boot loader (LILO : Linux boot Loader).
  3. LILO akan menyalakan label Sistem Operasi yang mengidentifikasi kernel yang dijalankan
  4. Kernel akan menjalan Sistem Operasi dimana yang pertama kali dijalankan adalah proses init, init adalah root dari semua proses pada Sistem Operasi Linux.
  5. Proses pertama melalui ini adalah skrip /etc/rc.d/rc/sysinit
  6. Berdasarkan run-level yang telah ditentukan skrip akan dieksekusi untuk menjalankan Sistem Operasi dan membuatnya lebih fungsional.
ALUR KERJA INIT PROSES

Seperti yang sudah di dijelaskan Pada Proses inisialisasi pada saat boot menunjukkan bahwa yang petama kali dilakukan untuk memulai init proses yaitu :
  1. Kernel dipanggil oleh boot Loader untuk menjalankan program init, yaitu proses yang menjadi dasar dari proses-proses lainnya. Proses ini biasa juga disebut “The FirstProcess”, dimana proses ini mengacu pada script /etc/rc.d/rc/sysinit.
  2. Lalu program init kemudian menetukan jenis run-level yang terletak pada /etc/inittab. Berdasarkan pada run-level skrip kemudian menjalankan berbgai proses lain yang dibutuhkan oleh system sehingga sistem dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan dapat digunakan. Dimana proses ini (pendfinisian run-level) telah didefinisikan oleh init default pada file /etc/inittab. “Run-level adalah suatu parameter yang mengatur sevice yang akan dijalankan misalnya reboot, shutdown dan sebagainya”.
Download Berkas .pdf :

Label:

posted by Unknown at 11.04 0 comments

Penerapan Algoritma Dijkstra Pada Jaringan Komputer

Pada Saat ini sudah Banyak Algortima mencari lintasan terpendek (Shortest Path) yang pernah ditulis. Algortima Lintasan terpendek yang paling terkenla adalah Algoritma Dijkstra yang ditemukan oleh EDSGER W. DIJKSTRA. Dalam naskah aslinya, Algortima Dijkstra siterapkan untuk mencari lintasan terpendek pada graf berarah, namun algoritma ini juga benar untuk Graf tak-berarah.

Jaringan Komputer (Computer Network) terdiri dari sejumlah komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui saluran komunikasi (misalnya kabel, serat optik, gelombang mikro, gelombang radio). Antara suatu komputer dengan Komputer lain seringkali terpisah antara geografis (antar kota, atau antar negara), atau berada pada daerah geografis yang sama (satu gedung, atau satu area, dan sebagainya). Pesan yang dikirim dari suatu komputer ke komputer lain umumnya dipisah menjadi paket data yang berukuran lebih kecil.Saluran komunikasi yang digunakan untuk menghantarkan paket mempunyai keterbatasan dalam hal kecepatan transmisi (umumnya keceptan Transmisi dinyatakan dalam satuan kbps). Untuk menyampaikan paket data dari suatu komputer ke komputer lainnya, sistem jaringan komputer harus dapat melakukan pemilihan rute agar paket dapat sampai ke komputer tujuan dengan cepat. yang dimaksud dengaan routing (perutean) adalah menentukan lintasan yang dilalui oleh paket dari komputer pengirim ke komputer penerima.

Permasalahnnya adalah bagaimana menentukan rute yang tepat agar paket dapat samapai ke komputer tujuan secepat mungkin. Dengan menggunakan rute tersebut, paket data yang sampai ke suatu komputer dapat diarahkan ke komputer tetangga menuju komputer penerima dengan delay waktu yang minimum. Dengan kata lain kita harus menentukan Shortest Path yang akan dilalui paket menuju komputer tujuan. Perutean yang diharapakan adalah perutean yang sistem komputer dapat menentukan rute baru ketika terjadi perubahan pada topologi jaringan (misalnya ada kerusakan router, sehingga router tersebut tidak dapat dilalui, atauperubahan kecepatan trasmisi antar router, atau bahkan adanya penambahan router baru). - bersambung

Label:

posted by Unknown at 03.00 0 comments

Digital Signature Algorithm [1]

Selasa, 30 Desember 2014

PENGANTAR
Digital Siganuture Algorithm atau yang sering disebut dengan DSA adalah salah satu Teknologi yang digunakan untuk meningkatkan kemanan data. berfungsi sebgaia penanda pada data yang memastika kebenaran data tersebut (tidak ada perubahan data/modifikasi).

Pada Bulan Agustus 1991, NIST (The National Intitute of Standard and Tchnology) mengumumkan standard untuk tanda tangan Digital yang dinamakan  DSS (Digital Signature Standard).

DSS (Digital Signature Standard) memiliki dua komponen yaitu :
  1. DSA (Digital Siganture Algorithm)
  2. SHA (Secure Hash Algorithm)
 DSA sendiri adalah sebuah Algorthma yang dibuat oleh DAVID W. KRAVITZ. DSA terdiri atas beberapa tahapan dimulai dari pembangunan kunci, penandatanganan dan proses verifikasi. 

ingat : DSS adalah sebuah standard dan DSA adalah Algoritma

MANFAAT DSA
  1. Authenticity (Ensured)
  2. Intergrity
  3. Non-Repudiation
  4. Confidentiality

Authenticity (Ensured)
Dengan Memberikan Digital Signature pada Data Elektronik yang dikirimkan, maka akan dapat ditunjukkan darimana dapat elektronik tersebut berasal. Integritas Pean tersebut akan terjamin karena keberadaan dari Digital Sertificate yang diperolah atas dasar Aplikasi kepada Certification Authority uleh User/Sebsciber. Digital Certificate ini memiliki beberapa tingkatan level yang menentukan seberapa besar kewenangan yang dimiliki oleh pengguna.

Integrity
ketika penerima pesan merasa yakin bahwa pesan/data tersebut pernah diubah/dimodifikasi selama proses pengiriman atau penyimpanan data. Dengan adanya penggunaan tanda tangan digital yang diaplikasikan pada data/pesan yang dikirim dapat menjamin bahwa pesan/data tersebut tidak mengalami perubahan atau modifikasi oleh pihak yang tidak berwenang. Apabila Hash-Valuenya berbeda maka patut dicurigai atau dapat disimpulkan bahwa data yang telah dikirim telah dimodifikasi.

Non-Repudiation
Non-repudiation timbul dari keberadaan Digital Signaure yang menggunakan enkripsi asimetris (assymetric Encryption) yang melibatkan keberadaan Kunci Privat (Private Key) dan Kunci Publik (public Key). Dimana pengirim Pesan tidak akan dapat menyangkal apabila ia telah mengirimkan sebuah pesan. Pesan yang telah di enkrisi dengan Menggunakan Private Key maka hanya akan dapat dibuka/dekripsi dengan dengan menggunakan Public Key dari Pengirim.

Confidentiality
Pesan dalam bentuk data yang dikirimkan bersifat Confidential/Rahasia, Sehingga tidak semua orang dapat mengetahui isi dari data elektronik yang telah di-Sign dan dimasukkan ke dalam Digital envelope. Keberadaan Digital Envelope yang termaksud bagian yang integral dari Digital Signature menyebabkan suatu pesan yang telah dienkripsi hanya dapat dibuka oleh orang yang berhak. Pada saat ini panjang kunci yang dapat dugunakan adalah 128 bit.

KELEBIHAN DSA
  1. Penerapan DSA pada email, Penerima dijamin bahwa pesan atau data yang diterima dari pengirim adalah valid/benar atau tidak berubah.
  2. Keamanan atau Otentifikasi dari paket akan lebih terjaga.
  3. lebih aman daripada menggunakan Password dan isi dari pekt lebih terjamin.
KEKURANGAN DSA
  1. Pada masalah email, penggunaan DSA menyebabakan penambahan bit pada pesan
  2. Membutuhkan komputasi yang lebih cepat.

Label:

posted by Unknown at 20.32 0 comments

Complementary Metal Oxide Semiconductor

Minggu, 28 Desember 2014

CMOS, Complementary metal oxide semiconductor adalah jenis chip semi-konduktor yang menyimpan data tanpa membutuhkan sumber daya eksternal.

Frank Wanlass
Teknologi CMOS digunakan di mikroprosesor, pengontrol mikro, RAM statis, dan sirkuit logika digital lainnya. Teknologi CMOS juga digunakan dalam banyak sirkuit analog, seperti sensor gambar, pengubah data, dan trimancar terintegrasi untuk berbagai jenis komunikasi. pada tahun 1967 Frank Wanlass berhasil mematenkan CMOS. 
CMOS dalam komputer dasar diperlukan untuk menginisialisasi Komponen perangkat keras Hardware dan proses saat boot up. Pengaturan ini sering disebut dengan pengaturan BIOS (basic input output system). CMOS mengatur segala fungsi termaksud Power On Self Test (POST). Ketika Power supply disulut, CMOS menjalankan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan sistem berfungsi dengan benar. Salah satu pemeriksaan termasuk menghitung pemakaian random access memory (RAM). Karena delay boot time inilah, sehingga beberapa orang menonaktifkan fitur ini dalam pengaturan CMOS, memilih untuk quick boot. Jika menginstal RAM yang baru lebih baik jika fitur ini diaktifkan dulu sampai RAM telah diperiksa dengan baik barulah dinonaktifkan. 
Setelah POST selesai, CMOS memeriksa pengaturan lainnya. Memeriksa format Hard disk dan konfigurasi Redundant Array of Independent Disk (RAID), preferensi boot, kehadiran peripheral, dan tweak overclocking. Banyak pengaturan dapat secara manual diubah konfigurasi CMOS untuk meningkatkan kinerja. Namun, perubahan ini hanya boleh dilakukan oleh pengguna berpengalaman. Mengubah pengaturan sembarangan dapat membuat sistem tidak stabil, menyebabkan crash, atau bahkan mencegah komputer untuk boot. 

CMOS sama dengan komponen Elektronika lainnya yang kadang mempunyai gangguan tersendiri. Adapun yang menyebabkan gangguan pada CMOS adalah :
  1. Kemungkinan baterai CMOS telah lemah, sehingga tidak dapat lagi mensupord daya pada CMOS pada saat komputer mati.
  2. Kebiasaan pemakaian peralatan seperti USB Flash Disk, External Hardisk yang langsung di cabut tanpa Safely Remove Hardware, mengakibatkan software yang terpasang dan di data oleh CMOS akan tersimpan dan pada saat komputer di hidupkan lagi CMOS tidak menemukan data Hardware tersebut.
  3. Kemungkinan akibat serangan virus yang menyerang registry windwos yang berhubungan dengan CMOS sehingga antara CMOS dan windows tidak sinkron.
  4. Akibat terlalu seringnya komputer di matikan tanpa Shutdown, yang mengakibatkan system tidak menyimpan setting CMOS, dan CMOS siap untuk menyimpan setting komponen karena dimatiin mendadak.
  5. Bila CMOS terganggu biasanya juga terjadi, akibat penggunaan computer yang tidak stabil, walaupun komponen lainnya tidak mengalami kerusakan.


Label:

posted by Unknown at 01.26 0 comments